DirEnGrey freak’s Weblog

Kejadian unik di tangga Unpad

May 25, 2008 · 8 Comments

Seusai bimbingan skripsi yang biasa saya lakukan di Unpad karena sang pembimbing mengajar disana, saya termenung seorang diri di tangga depan gedung Pasca Sarjana sambil melihat orang2 berlalu lalang dan melamun entah memikirkan apa

Apakah yang terjadi?? ketika si skripsi telah 80% selesai, saya diminta mengganti perusahaan untuk skripsi, menjelang 2 minggu menuju deadline pendaftaran sidang….which is, mengulang semua dari awal, dari topik, dari judul, dan dari bab 1…..and in conclusion, saya tidak jadi diwisuda juli….

Keluar dari ruang bimbingan, dengan jalan sempoyongan tapi tetap sok tabah, logika kembali berperang dengan perasaan. ‘kalau beban kaya gini aja gw ga sanggup, gimana mau nanggung beban yang lebih berat???’

saya tidak bersedia menangis lagi untuk alasan apapun

duduk di tangga, tidak tahu harus berbuat apa. saya mulai menelpon satu per saatu teman2 saya…tidak ada yang mengangkat…mata mulai berkaca2, tapi tetap tertahan untuk tidak mengalir keluar…hhhmmmm…..mungkin ini adalah salah satu kelebihan saya sejak kecil, menahan air mata agar tetap di pelupuk, atau jikalau tidak tertahan lagi, masih selalu sempat masuk ke kamar atau ruang tertutup untuk mengangis sendirian..

tiba2 seseorang menepuk pundak saya dan bertanya ‘De, sedang nunggu kuliah?’

dengan spontan saya menjawab disertai dengan senyum ‘nggak Pa, abis bimbingan’

ternyata yg menyapa saya adalah seorang bapak2, cukup berumur, berambut putih, memakai setelan jas mahal disertai dengan dasi….’pasti bapak ini orang kaya’ adalah hal yang pertama ter;intas di benak saya….

‘ade, kuliah disini??’

‘nggak pa, di unpar’

‘oh, Parahyangan!! jurusan apa??’

‘Akuntansi’

pembicaraan standar jika bertemu pertama kali dengan seseorang….

namun pertannyaan yang cukup unik keluar dari mulut beliau : ‘bagaimana kondisi saat ini?? saya pengen tau pendapat dari generasi muda’ dari gaya bicara, sekilas saja saya sudah tahu bahwa beliau orang yang sangat bersemangat, optimis, dan tanpa beban apapun…..namun, mendapat pertanyaan seperti itu, mendadak air mata saya sangat sulit untuk ditahan….otak berpikir sangat cepat untuk menjawab pertanyaan beliau, mencari jawaban yang menggambarkan semua masalah yang saya hadapi : ‘Hidup semakin sulit Pa!!’

“KENAPA??? KENAPA HIDUP SUSAH???” ujar si bapak bersemangat dan tanpa beban

ditanya seperti itu, air mata saya semakin menggenang di pelupuk

“ayo, kalo km bilang hidup susah, pasti ada alasannya kan…..segala sesuatu itu harus ada alasannya…. akuntan itu bukan hanya harus pintar menghitung, tapi juga harus pintar menjelaskan…..kenapa kamu bilang hidup susah??”

saat itu, bukan saya tidak punya alasan, bukan saya tidak bisa menjelaskan, tapi saya sedang berusaha setengah mati agar air mata tidak mengalir di depan orang….suara saya tertahan, tertahan di tenggorokan, demi menahan air mata….

setelah menunggu sekian lama…..

’sebentar pa, saya lagi syok’    hanya kata itu yang bisa saya keluarkan

’syok kenapa??’

well, memang urusan skripsi bukan satu2 masalah, soal beasiswa, soal jakarta, soal bekerja, semua menumpuk menjadi satu…tapi berhubung yang ada di depan mata adalah soal si skripsi, mulailah saya menjelaskan perkara mengganti judul dan mengerjakan ulang seluruhnya…

sang bapa kaget, dan mulai menjelaskan teori2 penelitian…bahwa data tidak selalu harus untung…bahwa ada pendekatan induktif dan ada pendekatan deduktif……bahwa kenyataan tidak selalu harus sesuai teori….bahwa bla bla bla bla bla bla…yang sejujurnya tidak bisa saya tanggkap intinya karena pikiran yang melayang kemana2….

namun pembicaraan akhirnya mendorong saya untuk mengeluarkan pernyataan yang pernah saya keluarkan dulu, ’iya pa, saya juga berniat seperti itu, biarpun sulit, saya ingin bisa dan harus bisa melakukan sesuatu yang orang lain tidak bisa lakukan’……akhirnya saya kembali mengingat tujuan yang ingin saya capai, tujuan yang selalu saya anut hingga saat ini….

‘nama saya Robert, saya dari papua……bla bla bla bla’

‘Dita’

mendadak sang bapa mengeluarkan sebuah kartu nama dari dompetnya, bertuliskan ‘DF & DC’….’itu perusahaan saya sendiri, DJOPARI FOUNDATION & DJOPARI CORPORATION’……WOW, pantas saja setelan jas nya mahal, ternyata pengusaha…..’bergerak di bidang apa pak??’…..’penelitian’…….WOW, pantas bisa bicara panjang lebar tentang penelitian….

dan yang paling mengejutkan, pembicaraan ditutup dengan ‘Itu no telepon saya, kalau kamu lulus, hubungi saya, perusahaan saya masih kekurangan tenaga akuntansi’

wakakakakak….berawal dengan curhat dan berakhir dengan ditawari pekerjaan…hidup memang aneh, lagi frustasi ga mau kerja….eh….tawaran pekerjaan malah membanjir……..

‘eh, tapi saya sudah diterima kerja pa, di jakarta juga…di bla bla bla bla……’

dan perkataan penutup dari sang bapa optimis, bersemangat, dan rendah hati adalah

“kenapa hidup susah?? sekarang kamu masih bernafas kan?? selama kamu masih bisa bernafas, tenang saja, karena semua masalah pasti bisa diselesaikan”

“semangat De!! kamu pasti bisa!! Tuhan memberkati!!”

iya, benar, saat ini saya masih bernafas, dan saya harus bisa menghadapi semua masalah dengan tenang. semua masalah ini pasti akan membuat saya siap untuk beban yang lebih berat di jakarta nanti…..

saya tidak kehilangan apapun….hanya kehilangan waktu…..di luar sana pasti banyak orang yg menderita karena kenaikan BBM…..dan disaat tidak seorang teman pun yang bisa menolong ketika kesulitan, 4JJl pasti akan selalu ada menemani dan menolong, dengan caranya yang unik….

Categories: experience

8 responses so far ↓

  • Ahmad Ridwan // May 25, 2008 at 3:23 pm | Reply

    speechless… ternyata dita melankolik juga.
    Semangat!

  • pradita saraswati // May 26, 2008 at 1:03 am | Reply

    he he he he,,,,iid baru tau yah???
    saya kan asli nya pleghmatis melankolis

  • Ahmad Ridwan // May 26, 2008 at 4:23 am | Reply

    ya, baru tahu… keliatan dari quote yang ini:

    saya tidak kehilangan apapun… hanya kehilangan waktu… di luar sana pasti banyak orang yg menderita karena kenaikan BBM… dan di saat tidak seorang teman pun yang bisa menolong ketika kesulitan, 4JJl pasti akan selalu ada menemani dan menolong, dengan caranya yang unik…

    sama dong, tapi saya mah gak phlegmatis, justru koleris (bossy) :razz:

    Sok atuh… 2 minggu ya, berarti 1 minggu buat kerjakan semua penelitian, 1 minggu lagi buat nulis laporannya (skripsi).

  • pradita saraswati // May 26, 2008 at 7:11 am | Reply

    wah, berarti kamu koleris nya sama ky puput..
    si puput kan koleris melankolis..
    sifat kita kombinasi antara 3 sifat besar itu yah

    eh id, saya ga jadi ngejar wisuda yg juli, tapi diusahain sebulan ini selesai, abis itu juli sidang….
    wisuda mah ntar aja yg oktober…

  • Pr // June 19, 2008 at 4:56 am | Reply

    congratulation
    diliat dari cerita di blog kamu, i am very sure that you are one of new hire people of the biggest accounting firm in the world (rank no 1) (People Who Care) :p… coz, i got that too.
    i am now working in MoF (Dept K.), I have been working here for three years as a Staff. Some people call me crazy, when I first decided to leave my job and take this new opportunity (lower salary, high risk). but I have my own dream.
    ketika hidup harus memilih, serahkan padaNya
    pilihlah yang paling bisa membuat kita dekat padaNya dan senantiasa berada di jalanNya

    bismillah
    see you in the next 1 august. or 31st july?

  • pradita saraswati // June 19, 2008 at 2:52 pm | Reply

    Insyaallah akan dijalani dengan ikhlas…
    see u on 31th July ^^
    he he he he he
    eh, punya blog di worpress juga???
    boleh minta alamat nya???

  • mohamadashari // June 25, 2008 at 11:03 am | Reply

    mmm…
    dahsyat ^^

    mointa ijinnya ya buat dimasukkin ke ta’lim atau mungkin buku ‘chicken soup for the skripsi-ers soul”

    saya jamin jadi best seller, minimal kirim ke majalah dit… nggak cuma jadi uang tapi inspiratif lo !! serius ^^

  • Haryo Widyasto // May 22, 2009 at 2:27 pm | Reply

    sharing yg bagus dita….
    mmm….
    kebetulan saya baru saja bertemu dgn org yg sama beberapa hari lalu…

Leave a Comment